Minggu, 05 April 2020

Kuliner Depok


Kasir4D Saat jalan-jalan di Depok, akan kurang lengkap rasanya kalau kamu tidak berwisata kuliner di salah satu tempat makan populernya. Cobalah untuk mampir ke salah satu restoran atau kafe agar pengalaman liburanmu di Depok lebih berkesan.

1. Warung Pasta Depok


Suka makan masakan ala Italia khususnya pasta? Kamu wajib datang ke Warung Pasta di Jalan Margonda Raya No 518, Beji.

Berbagai masakan khas Italia bisa kamu temukan di sini, mulai dari aneka piza, pasta, calzone, dan sebagainya. Tempatnya pun cukup nyaman untuk nongkrong dengan desain interior yang didominasi dekorasi kayu.

Asyiknya lagi, Warung Pasta memiliki jam operasional yang cukup lama, yakni pukul 10:00 – 02:00. Jadi, kamu bisa lebih leluasa makan sambil nongkrong di sini. Tidak perlu khawatir kehabisan tempat duduk karena bangunan Warung Pasta terdiri dari dua lantai.


2. Soto Bu Tjondro


Bagi yang ingin menikmati makanan berkuah, kamu bisa langsung datang ke Soto Bu Tjondro di Jalan Sersan Anning No 1, Pancoran MAS. Sesuai namanya, tempat makan di Depok satu ini memang menyediakan spesialisasi menu soto ayam dengan kisaran harga mulai dari Rp16.000 hingga Rp29.000. Selain soto, kamu juga bisa memesan aneka menu lain seperti nasi gudeg, ayam kremes, nasi rames, dan lain-lain.

Setiap harinya, Soto Bu Tjondro buka pukul 10:00 – 22:00 dan biasanya akan ramai saat jam makan siang. Jadi, pastikan kamu datang lebih awal jika tidak ingin kehabisan tempat duduk ya. Soto Bu Tjondro juga pas dikunjungi bersama keluarga karena terdapat tempat bermain anak-anak. Togel Online


3. Pondok Ikan Bakar Kalimantan


Di Jalan Raya Tapos No 1, kamu akan menemukan sebuah tempat makan yang menyajikan aneka menu bakar-bakaran, yakni Pondok Ikan Bakar Kalimantan.

Meski namanya mengandung kata ikan bakar, tempat makan satu ini juga menawarkan aneka lauk lain seperti udang dan ayam. Ada pula sayuran, seperti tumis kangkung dan lalap rebus untuk mendampingi lauk pesanan kamu.

Kamu yang tertarik makan di Pondok Ikan Bakar Kalimantan sebaiknya menyiapkan bujet sekitar Rp180.000 untuk dua orang, ya. Setiap harinya, tempat makan di Depok ini buka pukul 10:30 – 20:00.


4. Mujigae


Siapa bilang kamu harus mengeluarkan banyak bujet untuk bisa menikmati kuliner khas Korea? Di Mujigae, hanya dengan mengeluarkan bujet sekitar Rp120.000 untuk dua orang kamu sudah bisa mencoba berbagai makanan ala Korea.

Menunya pun bermacam-macam, mulai dari Bingsoo (es ala Korea), Bibimbab, Toppoki, hingga Korean BBQ. Dijamin kamu akan puas mencicipinya!

Nah, daripada penasaran, kamu bisa langsung datang ke Mujigae di Margo City, Lantai 1, Jalan Margonda Raya, Beji. Setiap harinya, Mujigae buka pukul 10:00 – 22:00 ya! Hubungi nomor 021-29049202 jika kamu ingin melakukan pemesanan lebih dulu.


5. Nasi Pecel Mbak Ira


Kamu yang sedang berada di Depok tidak perlu jauh-jauh ke Madiun jika ingin makan pecel Madiun. Di Jalan Margonda Raya, Beji, kamu bisa menemukan tempat makan yang menjual pecel Madiun, yaitu Nasi Pecel Mbak Ira.

Menu lauk yang disajikan sebagai pendamping pecel cukup beragam, seperti ayam, empal, paru, hati dan ampela, serta bandeng presto.

Selain nasi pecel, kamu juga bisa memesan aneka menu lainnya seperti nasi sop iga, nasi ayam bumbu rujak, nasi ayam penyet, dan sayur lodeh. Tak perlu khawatir dengan harga karena kamu hanya perlu menyiapkan bujet kurang lebih Rp80.000. Jika tertarik untuk mencobanya, kamu bisa datang ke tempat makan ini pukul 10:00 – 22:00.





6. Waroeng SS


Tempat makan yang berlokasi di Jalan Margonda Raya No 280 ini cocok bagi kamu yang suka masakan pedas. Merupakan kepanjangan dari Spesial Sambal, Waroeng SS ini menyediakan puluhan jenis sambal yang bisa kamu pesan.

Beberapa sambal yang menjadi favorit pembeli adalah sambal terasi matang, sambal rempelo ati, sambal wader, dan sambal mangga muda.

Selain spesialisasi sambal yang beragam, kamu pun bebas memilih lauk sesuai selera. Mulai dari ayam, ikan, cumi, hingga belut bisa kamu coba di sini. Kamu bisa datang ke sini setiap harinya pukul 11:00 – 22:00. Jangan lupa juga siapkan bujet sebesar kurang lebih Rp100.000 untuk dua orang, ya!


7. Nasi Timbel Si Teteh


Sesuai namanya, Nasi Timbel Si Teteh memang menyajikan spesialisasi menu nasi timbel dengan aneka lauk dan pauk seperti sayur asam, ikan asin, tempe, dan sambal terasi. Tempat makan yang berada di kawasan Jalan Raya Tole Iskandar No 48, Sukmajaya ini memiliki cita rasa yang khas karena menggunakan resep turun-temurun dari sang pemilik.

Harga yang dipatok pun tak begitu mahal. Kamu hanya perlu menyiapkan bujet sekitar Rp50.000 per orang jika memang tertarik makan di Nasi Timbel Si Teteh. Setiap harinya, Nasi Timbel Si Teteh buka pukul 10:00 – 19:00.


8. Takarajima


Bagi yang sedang ingin makan masakan Jepang, salah satu tempat makan terbaik yang bisa kamu datangi adalah Takarajima. Alamatnya berada di Jalan Margonda Raya No 505, Beji dan setiap harinya buka pukul 10:00 – 22:00. Suasana ruangannya didekor sedemikian rupa sehingga menciptakan nuansa Jepang yang cukup kental, seperti salah satunya penempatan replika pohon sakura.

Tentunya suasana yang nyaman tersebut diimbangi dengan aneka menu Jepang yang enak. Beberapa menu yang wajib kamu pesan adalah Larva Roll, Nigiri Salmon, Beef Yakiniki Hot Plate, dan Salmon Crunchy Mentai. Agar bisa menikmati berbagai menu tersebut, siapkan bujet sekitar Rp250.000 untuk dua orang.


9. Imperial Kitchen Margo City


Ingin makan enak sekalian jalan-jalan? Langsung saja datang ke lantai 2, Margo City Mall di kawasan Jalan Margonda Raya. Jika sudah puas jalan-jalan, kamu bisa mampir untuk istirahat sekaligus makan di Imperial Kitchen. Di sini, kamu bisa menikmati aneka menu Chinese food. Kamu wajib memesan kwetiau seafood yang merupakan salah satu menu andalan mereka.

Selain itu, Imperial Kitchen juga menyediakan berbagai dim sum yang tak kalah lezat untuk dicoba. Kamu bisa datang ke sini setiap harinya pukul 10:00 – 22:00, ya. Jangan lupa menyiapkan bujet sekitar Rp50.000 –Rp100.000 per orangnya.


10. Milan Pizzeria Café


Di kawasan Beji memang ada cukup banyak tempat makan yang menarik untuk dicoba. Salah satunya adalah Milan Pizzeria Café yang beralamat di Jalan Margonda Raya No 514. Kamu bisa datang setiap hari pukul 10:00 – 23:00 dengan membawa bujet sekitar Rp50.000 –Rp100.000 per orangnya.

Milan Pizzeria Café menyajikan aneka menu makanan khas Italia. Beberapa menu favoritnya adalah Chicken Blackpepper Fettuccine, Penne Cheese Baked, dan pizza dengan aneka topping. Serunya lagi, beberapa tempat duduk di sini didesain menyerupai ayunan sehingga menciptakan pengalaman kuliner menarik.


11. Fat Bubble


Sudah puas berwisata kuliner di Depok dan ingin menikmati sajian pencuci mulut? Langsung saja datang ke Fat Bubble di Jalan Margonda Raya No. 238 B&C.

Fat Bubble menyajikan dessert berupa es dengan aneka topping, salah satunya adalah bubble atau bola-bola kenyal. Ada pula topping lainnya seperti kacang merah, cincau, es krim, dan lain-lain.

Tempat makan yang buka pukul 10:00 – 22:00 (Senin – Kamis) dan 10:00 – 23:00 (Jumat – Minggu) ini juga asyik dibuat nongkrong, lho. Fat Bubble memiliki desain interior yang fun, dengan dinding bata berwarna putih yang beberapa bagiannya dihiasi tanaman rambat. Kursinya pun berwarna-warni sehingga menciptakan kesan ceria.


12. Sop Durian Margando


Dari namanya saja, sudah bisa ditebak makanan seperti apa yang dapat kamu nikmati di sini. Dengan harga tidak sampai Rp20.000, kamu sudah bisa mendapatkan seporsi sup durian yang terdiri dari potongan durian Medan, es batu, lalu ditambahkan parutan keju dan susu kental manis. Selain sup durian, kamu juga bisa memesan pancake durian dan aneka minuman.

Tertarik mencobanya? Yuk, langsung datang saja ke Jalan Margonda Raya No 1, Beji. Setiap harinya, Sop Durian Margando buka pukul 10:00 – 22:00. Sebaiknya datanglah agak awal jika tidak ingin mengantre terlalu lama.


13. Gubug Makan Mang Engking


Nah, kalau tempat makan di Depok satu ini sangat cocok dikunjungi oleh keluarga. Mengusung konsep alam, di Gubug Makan Mang Engking kamu bisa makan di pondok-pondok yang berada di tengah-tengah sungai. Peletakan aneka tanaman di sekeliling area pun membuat suasana tempat makan ini terasa cukup sejuk.

Suasana yang nyaman tersebut tentunya juga didukung oleh menu makanan yang enak. Salah satu menu andalan mereka adalah Udang Bakar Madu. 


Kamu juga bisa memesan aneka menu seafood lain, seperti kepiting dan ikan gurame. Yuk, ajak keluarga kamu ke Mang Engking di Danau Salam, Universitas Indonesia, Beji. Setiap harinya, Mang Engking buka pukul 10:00 – 21:00.

Sabtu, 04 April 2020

Kuliner Cilegon


Kasir4D Lewati wilayah Cilegon, Banten saat mudik nanti? Jangan sampai Anda lupa mampir ke 5 tempat makan legendaris yang punya sajian enak ini.

Ada banyak kuliner enak di wilayah Banten. Sebut saja ayam bekak hingga nasi gonclang dan rabeg.


1. Ayam Bekakak Kranggot Haji Maksum


Sudah dibuka sejak tahun 1995, Ayam Bekakak Kranggot Haji Maksum selalu diburu pancinta kuliner saat berkunjung ke Cilegon. Meski tampilannya mirip seperti ayam bekakak pada umumnya, cita rasa ayam bekakak di sini justru berbeda.  Togel Online

Pilihan rasanya pedas, pedas manis, dan manis. Ayamnya dipanggang dengan arang batok kelapa selama berjam-jam sehingga bumbu yang ada meresap hingga ke daging.

Ayam Bekakak Kranggot Haji Maksum
Jl. Raya Kranggot, Jombang Wetan
Kecamatan Jombang, Cilegon



2. Nasi gonjleng


Nasi gonjleng sebenarnya mirip seperti nasi kebuli yang dibuat dengan rempah seperti kapulaga dan bunga lawang. Bedanya, nasi gonjleng tersaji dengan daging sapi, sambal goreng, acar, dan kerupuk emping.

Kedai nasi gonjleng yang cukup populer di Cilegon ada di jalan RA Kartini. Letaknya berada di samping Rumah Dinas Walikota.

Nasi Gonjleng (Hj Wiwik/Ida)
Jl. RA Kartini No. 2
Jombang Wetan, Cilegon, Banten


3. Rumah makan Bu Entin


Jika inginkan hidangan seafood lezat di wilayah Cilegon, rumah makan Bu Entin bisa jadi pilihan yang pas. Menu yang wajib dicicip jika mampir ke sini ialah ikan bakar dan otak-otak. Kabarnya ikan bakar racikan Bu Entin punya rasa yang sedap. Sedangkan otak-otaknya terasa sangat gurih.

Rumah Makan Bu Entin
Jalan Raya Serang - Pandeglang KM5
Karundeng Cipocok Jaya, Banten


4. Nasi Sumsum Bakar Mang Puri


Nasi yang satu ini berbalut bumbu plus sumsum. Rasanya gurih lezat. Aromanya pun menggoda lantaran dibungkus daun pisang dan dibakar. Salah satu nasi sumsum bakar yang wajib Anda cicip jika tengah berada di Banten ialah nasi sumsum bakar racikan Mang Puri.

Sudah ada sejak 1941, nasi sumsum bakar di kedainya punya banyak pilihan isi. Mulai dari isi otak sapi, ati ampela, daging kerbau hingga sosis. Sate sapi, kerbau, keong hingga lidah tersedia sebagai pelengkap.

Nasi Bakar Sumsum Mang Puri
Jl. Pangeran Purbaya
Pasar Lama Depan Pelita
Serang, Banten

5. Rabeg Khas Serang H Naswi


Rabeg merupakan sajian berkuah berbahan dasar kambing khas Banten. Kuahnya berwarna cokelat, rasanya manis pedas dan aromanya semerbak. Selain rabeg, H Naswi juga menyediakan aneka sate. Mulai dari sate ayam, kambing, dan sapi. Semuanya dibalut bumbu kacang yang lebih encer.

Rabeg Khas Serang H. Naswi
Jl. Mayor Syafe'i No. 30 (depan rutan Serang)
Serang, Banten

Jumat, 03 April 2020

Kuliner Tarakan



Kasir4D Makanan Khas Tarakan – Tarakan adalah salah satu kota yang berada di provinsi Kalimantan Utara. Nama Tarakan berasal dari Bahasa Daerah Tidung yaitu “tarak” yang berarti tempat bertemu dan “ngakan”. 

Hal ini disnyalir karena dahulu kota ini merupakan tempat bertemunya para pelaut dan pedagang di daerah Tidung untuk beristirahat, makan, dan tentunya saling barter barang atau hasil tangkapan mereka. Togel Online

Lalu, bagaimana dengan sekarang? Kini Tarakan masih menyimpan berbagai varian kuliner khas yang cukup memikat untuk menarik wisatawan melakukan wisata kuliner ke Tarakan.


1. Sate Temburungun


Nama makanan khas Tarakan satu ini mungkin masih terdengar asing di telinga. Namun, jika Toppers merupakan penggila seafood kuliner tradisional asal Tarakan ini wajib dicicipi.

Temburungun merupakan biota laut serumpun dengan kerang. Diracik dengan rempah-rempah setempat, Temburungun paling enak diolah menjadi sate. Makanan khas Tarakan satu ini paling populer disantap saat malam menjelang pergantian tahun baru.


2. Olahan Kepiting Soka


Kuliner Tarakan memang kaya akan cita rasa laut. Makanan seafood khas Tarakan lain yang bisa dicoba adalah berbagai olahan dari Kepiting Soka. Berbeda dengan kepiting pada umumnya, kepiting jenis ini memiliki cangkang lebih lunak.

Berlibur ke Tarakan, Toppers bisa temukan banyak olahan dari Kepiting Soka, mulai dari Kepiting Soka Asam Manis, Saus Padang hingga sekedar digoreng garing sebagai camilan atau makanan ringan.





3. Sambal Goreng Tuday


Hampir setiap wilayah nusantara memiliki sambal khas-nya masing-masing. Seperti sambal ikan Roa asal Manado, sambal bajak khas Jawa Tengah, hingga sambal matah asal Bali yang tengah populer.

Di Tarakan sendiri, Toppers bisa menemukan sambal goreng tuday yang terbuat dari aneka bumbu rempah, cabai, dan juga daging kerang. Kerap menjadi makanan khas saat acara pesta pernikahan, makanan khas Tarakan ini juga disajikan bersama tempe dan juga tahu yang makin menggugah selera.


4. Kapah


Kapa atau Kapah adalah jenis kerang lainnya yang bisa ditemukan dengan mudah di pesisir pantai kota Tarakan. Tak heran jika tengah berkunjung ke pantai-pantai yang ada di kota Tarakan, Toppers bisa menemukan berbagai warung makan yang menjadikan Kapa sebagai menu makanan utamanya.

Makanan tradisional khas Tarakan ini diolah dengan cara direbus dan disajikan bersama sambal khas yang membuat rasanya menjadi sangat lezat.

Ditemani pemandangan pantai yang menenangkan, cita rasa kuliner Tarakan ini dijamin akan sulit dilupakan saat meninggalkan kota Tarakan.


5. Ikan Asin Richa atau Gami


Kota Tarakan memang kaya akan hasil laut. Tak heran jika produksi ikan asin asal Tarakan cukup maju dan berkembang. Salah satu panganan olahan ikan asin khas Tarakan yang populer adalah Ikan Asin Richa atau Gami.

Memiliki cita rasa pedas yang berpadu dengan gurih serta asinnya daging ikan, makanan tradisional khas Tarakan ini sangat pas untuk disantap bersama sepiring nasi hangat.


6. Ikan Asin Pepija


Olahan ikan asin lainnya asal Tarakan yang cukup digemari adalah Ikan Asin Pepija. Terbuat dari jenis Ikan Pepija, kuliner khas Tarakan ini dikenal juga dengan nama ikan asin tipis karena bentuknya yang tipis.

Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih membuat makanan asal Tarakan ini sedap disantap sebagai lauk dengan dicocol sambal favoritmu.


7. Kue Ciput


Untuk Toppers yang suka makanan manis, makanan khas Tarakan satu ini bisa dicoba. Terbuat dari kue renyah dengan rasa gurih yang diisi fla manis, kue khas Tarakan ini memiliki bentuk seperti keong membuatnya tampil menarik dan menggoda untuk dicicipi.

Kamis, 02 April 2020

Kuliner Prabumulih


Kasir4D Tempat Kuliner di PrabuMulih – Traveling adalah kegiatan yang sangat disukai oleh banyak orang. Apalagi jika mencicipi kuliner yang ada di daerah yang sedang dikunjungi. Jika kamu pergi berlibur ke kota Prabumulih, jangan lupa untuk mencicipi kuliner yang ada di kota Nanas tersebut. Berikut ini adalah rekomendasi tempat kuliner di Prabumulih.

1. Bakso Tiga Dara


Bakso Tiga Dara atau lebih dikenal dengan sebutan Bakso Solo sangat digemari oleh penduduk sekitaran Prabumulih. Tak heran jika tempat ini menjadi salah satu rekomendasi tempat kuliner yang wajib kamu datangi saat berada di Prabumulih.

Meski julukannya Bakso Solo, pemiliki Bakso Tiga Dara bukanlah orang Solo. Yang spesial dari tempat ini adalah lezatnya pentolan bakso ditambah dengan kuah yang sedap.

Banyak wisatawan yang menyempatkan diri untuk mencicipi tempat bakso yang satu ini, bahkan banyak juga turis asing yang datang ke tempat Bakso Tiga Dara.

2. Rumah Makan Bakaran Yati


Jika anda akan pergi ke arah Baturaja, coba sempatkan mampir di Rumah Makan Bakaran yang berjarak sekitar 500 meter dari rel kereta api. Rumah Makan Bakaran Yati letaknya di sebelah pipa-pia besar milik Pertamina. Togel Online

Menu yang dihidangkan cukup menggugah selera dan membuat perut tidak bisa berhenti keroncongan. Menu yang paling banyak dicari ialah pindang tulang dan pindang ikan.

3. Pondok Kelapo


Salah satu tempat kuliner yang paling direkomendasikan oleh banyak orang adalah Pondok Kelapo. Tempat makan yang satu ini sedikit berbeda dari yang lainnya.

Ada beberapa saung, atau gazebo yang terbuat dari batang pohon kelapa, serta memiliki hiasan dan ornamen yang cukup khas.

Jika ingin mendapatkan suasana makan yang romantis, anda bisa datang ke Pondok Kelapo. Bagi yang penasaran dengan alamat Pondok Kelapo, anda bisa menyusuri sekitaran Jl. Jendral Sudirman No.45. Di tempat ini juga kamu bebas memilih tempat sesuai dengan kebutuhan.

https://bit.ly/kasir4d


4. Kantin Ova


Letak rumah makan yang satu ini berada di Dusun Niru, Desa Tebat Agung yang berlokasi di antara Prabmulih dan Muara Enim. Kantin Ova adalah rumah makan sederhana yang banyak di kunjungi para pelancong karena tidak hanya masakannya yang cukup enak, tapi nasinya yang pulen menjadi salah satu ciri khas dari  Kantin Ova.

5. Restoran Chinese Food


Bagi kamu yang menginginkan masakan chinesee food, kamu bisa meluncur ke Jalan Sudirman yang berada di Prabumulih Utara. Masakan yang dihidangkan sangat menggugah selera. Harga yang ditawarkan juga relatif bersahabat sesuai dengan kantong.

6. Kedai Pempek 71


Berkunjung ke Sumatera Selatan, belum puas jika tidak makan pempek. Anda bisa mengunjungi Kedai Pempek 71 yang berada di sekitaran Tugu Kecil Prabumulih. Banyak menu pempek yang bisa kamu coba. Harga pempek cukup murah meriah tidak lebih dari Rp 10.000 dan pempek yang kecil hanya Rp 1.500 saja cukup murah dan terjangkau.

7. Mie Awek


Menu makanan mie yang satu ini cukup banyak penikmatnya. Mie awek sendiri berlokasi disekitaran Jln Jendaral Sudirman. Ruang yang nyaman, dan memiliki parkir luas menjadikan Mie Awek sebagai salah satu tempat kuliner di Prabumulih yang banyak dicari oleh para pelancong.

8. Mie Ayam Manalagi


Mungkin jika anda berada di kawasan pasar Prabumulih tidak terlalu memperhatikan mie ayam yang satu ini. Mie ayam manalagi menjadi salah satu rekomendari tempat kuliner di Prabumulih. Berada di bawah tangga pasar, Mie ayam yang satu ini banyak diminati para wisatawan dan orang lokal.

Rabu, 01 April 2020

Kuliner Payakumbuh


Kasir4D Kota Payakumbuh adalah kota yang terletak di timur laut Kota Padang. Kota ini dijuluki sebagai kota kuliner karena menjadi asal dari beragam kuliner lezat.

1. Galamai


Galamai atau yang dikenal dengan dodol di daerah lainnya di Indonesia merupakan makanan khas Sumatera Barat yang dibuat dengan bahan baku tepung beras ketan, gula aren, dan campuran santan. Bahan-bahan ini dimasak dalam kuali besar hingga mengental. Pembuat harus telaten mengaduk adonan galamai selama 3-4 jam lamanya.

Galamai biasanya dibuat dengan cara bergotong royong karena memerlukan banyak tenaga untuk mengaduk adonan dalam jumlah besar dan waktu lama. Adonan kental, lengket, dan berwarna kecokelatan ini yang terkadang mirip sebagai dodol.

Biasanya masyarakat Payakumbuh membuat Galamai pada hari-hari spesial, seperti pernikahan, hari raya, dan acara-acara adat. Namun di beberapa pusat pusat oleh-oleh, makanan tersebut banyak disediakan dan sudah dikemas rapi, umumnya dihargai Rp 100.000 per kilogram.

Galamai juga bisa diberi varian rasa seperti kacang tanah yang sudah digoreng atau durian.


2. Batiah


Kota Payakumbuh adalah kota yang mempunyai julukan Kota Batiah. Hal ini karena makanan khas Batiah tersebut berasal dari sana.

Batiah sejenis kerupuk rengginang. Bedanya dengan rengginang yaitu pada bahan pembuatan. Rengginang dibikin dari beras biasa, sedangkan Batiah harus menggunakan ketan putih. Togel Online

Cara membuatnya adalah beras ketan ditanak hingga matang, kemudian diambil dalam porsi-porsi kecil dan dibentuk bulat pipih.


Setelah itu dijemur di bawah terik matahari. Jika sudah kering, baru bisa digoreng. Minyak penggorengan harus dalam jumlah besar supaya matangnya lebih merata.

Rasa Batiah kini juga beragam tak hanya gurih, tapi juga manis. Jika ingin lebih nikmat, kamu juga bisa menambahkan lelehan karamel di atasnya. Makanan ini sangat cocok dijadikan sebagai camilan saat kumpul keluarga atau jamuan tamu.


3. Pangek Cubadak


Makanan ini sejenis gulai dengan kuah santan kering. Pangek artinya gulai yang dimasak kering. Pangek Cubadak merupakan makanan olahan nangka yang juga dikenal luas di daerah lain Sumatera Barat.

Di kota Payakumbuh sendiri, Pangek cubadak yang paling terkenal berasal dari Situjuah. Tekstur nangkanya lembut dengan bumbu meresap ke dalam dan ditambah dengan Kuahnya yang sangat gurih.

Pangek cubadak sendiri memiliki cara pengolahan yang berbeda dengan kebanyakan gulai. Nangka, bumbu, dan santan tidak diaduk dalam proses pematangannya. Pangek sengaja didiamkan hingga bumbu meresap dan kuah mengering.


Di bagian bawah panci diberi alas tulang daun pisang supaya pangek tidak gosong. Dalam proses tersebut tutup panci tak dibuka hingga waktu yang sudah diperkirakan matang. Pangek Situjuah dimasak dengan api kecil.

4. Gulai paluik


Gulai Paluik merupakan makanan khas Nagari Limbanang Payakumbuh yang jarang ditemukan di pasar lainnya.

Komposisinya yang terdiri dari kelapa dan jengkol yang dibalut dengan daun kacang. Gulai ini sangat unik dengan rasa yang penuh bumbu rempah.

Gulai Paluik terkenal sebagai sajian khas bulan suci Ramadan, Karena itulah sangat diburu oleh para perantau yang rindu akan selera kampung.



5. Randang Talua


Menyebut Minangkabau langsung teringat wanginya rendang. Kenikmatan rendang dari wilayah ini tentu tiada duanya. Selain daging, di sana terdapat aneka jenis olahan rendang. Seperti rendang itiak (bebek), jengkol, cubadak (nangka) hingga baluik (belut).

Namun salah satu yang paling terkenal adalah rendang talua atau rendang telur. Ini jadi andalan kota Payakumbuh. Rendang yang diolah dengan bahan dasar telur memberikan rasa renyah gurih dan bikin ketagihan.

Kamu bisa menemukan di pusat oleh-oleh maupun di Pasar Payakumbuh yang banyak menjajakan makanan khasnya ini. Rendang telur bisa dimakan begitu saja sebagai camilan atau disuap bersama nasi hangat. Pastinya sama-sama enak!


6. Katupek Gulai Paku


Sehabis olahraga pagi, akan sangat terasa nikmat jika menyantap katupek gulai paku khas Payakumbuh. Makanan ini banyak dijual di pinggir jalan maupun pasar, sangat cocok dijadikan sebagai sarapan pagimu.

Untuk memasaknya sendiri tidak jauh berbeda dengan gulai lain, yakni setelah sayuran pakis telah diiris kecil-kecil, selanjutnya adalah memasaknya dengan santan bercampur bumbu halus dari cabai rawit, lengkuas, asam kandis, kunyit, serai, dan daun jeruk.

Tidak hanya tanaman paku saja yang menjadi aktor utama, biasanya masyarakat akan memberikan pelengkap ikan asin jambal, udang, atau ikan teri.

Gulai ini akan diberikan kuah hasil pemasakan dengan rasa pedas asam, yang disantap bersama dengan telur rebus atau potongan ketupat.


7. Sate Danguang Danguang


Kalau Pariaman punya sate berkuah cokelat dengan daging berukuran kecil. Payakumbuh juga punya. Namanya sate Danguang Danguang. Namanya diambil dari nama daerah asal sajian ini, Danguang Danguang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kabupaten ini terletak di utara kota Padang, ibu kota Sumatera Barat.

Umumnya sate yang sering kamu jumpai merupakan sate Padang khas Pariaman. Kuahnya kental dan berwarna cokelat. Beberapa ada yang mencampur kuah kentalnya dengan kacang.

Perbedaan sate khas Payakumbuh ini terlihat pada warna kuah dan ukuran daging sate. Sama-sama kental namun berwarna kuning sedikit semburat merah. Irisan daging satenya berukuran lebih besar dan tebal. Warna daging satenya juga tidak terlalu cokelat, melainkan cokelat dengan semburat bumbu kuning.


8. Rendang Paru


Jika biasanya kamu sering mendengar bahwa rendang lebih identik dibuat dengan menggunakan daging sapi. Payakumbuh sendiri bukan hanya bisa mengolah rendang dari daging sapi atau telur, tapi juga dengan variasi lain rendang dengan mengunakan paru-paru sapi.

Jenis olahan rendang ini dibuat menggunakan paru-paru sapi yang lebih lunak dan basah dibanding daging sapi.

Tidak hanya dari bahan dasar saja yang berbeda, bumbu-bumbu yang digunakan juga berbeda. Kebanyakan bumbu rempah yang digunakan adalah bawang putih, jahe, lengkuas, cabai merah, dan dedaunan yang telah dirajang. Kemudian semua bumbu itu akan dihaluskan untuk nantinya dimasak bersama paru sapi.

Penggunaan santannya juga memerlukan takaran yang lebih besar, yakni sekitar 1,5 kali lebih banyak ketimbang rendang normal.

Jika kamu ingin mencicipinya, kamu bisa langsung datang ke kota Payukumbuh saja.


9. Bareh Randang


Di kawasan Darek yang terdiri dari beberapa kota meliputi Payakumbuh, Tanah Datar, Agam, dan Lima Puluh Kota terdapat kudapan manis bernama Bareh Randang. Makanan ini ternyata bukanlah jenis dari rendang.

Penamaan randang memiliki makna ‘menyangrai’ sesuai proses pemasakannya. Sedangkan bareh didapat dari artinya yaitu beras atau tepung beras yang menjadi bahan pembuatannya.

Bareh Randang, merupakan olahan tepung beras yang disangrai hingga kering kemudian dicampurkan dengan cairan gula dan santan yang telah dimasak. Prosesnya yang disangrai nantinya akan menciptakan Bareh Randang yang memiliki permukaan agak kasar namun bagian dalamnya lunak.

Nantinya gumpalan hasil pemasakannya akan dipotong-potong menjadi beberapa bagian dengan bentuk lingkaran ataupun persegi.

Bareh Randang merupakan makanan adat Sumatera Barat yang memiliki rasa yang manis, dan sering dijadikan cemilan, termasuk dalam upacara adat seperti pernikahan dan perkumpulan adat.


10. Martabak Kubang


Makanan ini berasal dari nagari Kubang, Kecamatan Guguk, Kabupaten Lima Puluh, Kota Payakumbuh.

Martabak ini seakan menjadi ciri khas dari nagari Kubang. Bahkan para perantau dari daerah tersebut kerap menjadi penjual martabak di pelosok nusantara.

Martabak ini dibuat dengan isian daging sapi cacah bahkan rendang juga bisa, lalu ditambah dengan daun bawang. Perbedaannya dengan martabak telur adalah dari teknik pembuatannya, yaitu adonan kulit martabak kubang akan dibanting beberapa kali hingga melebar.


Kulit itulah yang nantinya akan diisi dengan daging sapi atau rendang dan daun bawang, sehingga akan terlihat lebih padat.

Kemudian untuk menghidangkannya akan disajikan pula kuah dengan rasa pedas yang berpadu dengan asam manis

Nama lain dari martabak ini adalah martabak Mesir. Hal ini karena kesalahpahaman orang Minangkabau yang menganggap orang Arab dan India yang mengajarkan pembuatan martabak pada mereka, dikira orang Mesir. Bentuknya sendiri lebih besar daripada martabak pada umumnya, sehingga akan lebih tepat bila dinikmati ramai-ramai.